Suami Istri Asal Manggarai Timur yang Tewas Tenggelam di Kalimantan Timur, Tinggalkan 5 Anak yang Masih Kecil

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 08:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suami Istri Asal Manggarai Timur yang Tewas Tenggelam di Kalimantan Timur, Tinggalkan 5 Anak yang Masih Kecil

Suami Istri Asal Manggarai Timur yang Tewas Tenggelam di Kalimantan Timur, Tinggalkan 5 Anak yang Masih Kecil

INFOLABUANBAJO.ID – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar warga Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merantau di Kalimantan Timur. Sepasang suami istri, Marsel dan Helmiana Neri, meninggal dunia setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dan tenggelam di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, pada Senin (6/10/2025) sore.

Peristiwa tragis itu tidak hanya menelan dua nyawa, tetapi juga meninggalkan lima anak yang kini kehilangan kedua orang tuanya. Pasangan tersebut dikenal sebagai petani ulet yang merantau ke Kalimantan Timur untuk mencari nafkah demi keluarga mereka di perantauan.

Baca Juga:  Rudy Rudolf Butar Butar dan Transformasi Layanan Meruorah Komodo Labuan Bajo

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi dan laporan Polsek Bengalon, peristiwa ini bermula sekitar pukul 15.00 WITA. Marsel dan Helmiana bersama seorang rekan mereka, Iliq Tingai, berangkat menggunakan perahu menuju ladang untuk memanen hasil kebun berupa sawit, labu, dan sayur sawi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai bekerja, sekitar pukul 17.00 WITA, mereka pulang membawa hasil panen yang cukup banyak — sekitar 2 kwintal sawit, 40 buah labu, dan sejumlah sayuran. Namun, saat melintasi Sungai Meratak, perahu yang mereka tumpangi menabrak batang kayu besar yang hanyut, hingga terbalik dan karam.

Baca Juga:  Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata

Ketiganya tercebur ke sungai. Saksi Iliq Tingai berusaha menyelamatkan kedua korban, tetapi arus deras dan kondisi korban yang tidak bisa berenang membuat upaya tersebut sia-sia.

“Saya sudah berusaha menarik mereka, tapi terus terlepas. Arusnya kuat sekali,” ungkap Iliq. Ia akhirnya menepi setelah mengalami kram kaki dan kelelahan, lalu meminta bantuan warga sekitar.

Proses Pencarian dan Evakuasi

Polsek Bengalon menerima laporan sekitar pukul 21.00 WITA dan segera menuju lokasi kejadian. Pencarian dilakukan bersama warga, BPBD Kutim, Basarnas, dan TNI.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Berita Terkait

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata
Anak Petani dari Manggarai Barat Tak Menyerah: Kisah Refi Mariska Saputri Mengejar Mimpi Jadi Polwan
BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berikut Riwayat Penyakitnya
Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia, Jejak Jenderal yang Mengawal Era Orde Baru
Rudy Rudolf Butar Butar dan Transformasi Layanan Meruorah Komodo Labuan Bajo
Biografi singkat RD Yohanes Hans Monteiro — Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka
Momen Presiden Soeharto Panen Raya di Borong, 1982: Ketika Manggarai Disebut “Daerah yang Diberkati”

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:15 WITA

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata

Rabu, 8 April 2026 - 13:25 WITA

Anak Petani dari Manggarai Barat Tak Menyerah: Kisah Refi Mariska Saputri Mengejar Mimpi Jadi Polwan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:26 WITA

Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berikut Riwayat Penyakitnya

Senin, 2 Maret 2026 - 10:04 WITA

Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia, Jejak Jenderal yang Mengawal Era Orde Baru

Berita Terbaru

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

ARTIKEL

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WITA