Biografi singkat RD Yohanes Hans Monteiro — Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biografi singkat RD Yohanes Hans Monteiro — Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka

Biografi singkat RD Yohanes Hans Monteiro — Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka

INFOLABUANBAJO.ID — Kabar sukacita menggema di Keuskupan Larantuka setelah Tahta Suci Vatikan resmi menunjuk Romo Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup terpilih Keuskupan Larantuka. Pengumuman ini disampaikan pada 22 November 2025, bersamaan dengan Doa Angelus di Vatikan.

Romo (RD) Yohanes Hans Monteiro lahir di Larantuka pada 15 April 1971. Ia berasal dari lingkungan Gereja Katolik Larantuka yang kaya tradisi dan sejak muda menempuh pendidikan seminari menengah di Santo Domingo Hokeng sebelum melanjutkan studi filsafat dan teologi di Institut Filsafat Katolik (IFTK) Ledalero.

Ia ditahbiskan menjadi imam pada 14 Juli 1999 dan berkarya sebagai imam di Keuskupan Larantuka selama beberapa tahun. Selain tugas parokial, Romo Hans juga aktif di dunia akademik—mengajar di seminari dan institusi teologi setempat—serta dikenal sebagai peneliti dan pengajar bidang liturgi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk studi lanjut, ia melanjutkan pendidikan ke Eropa dan meraih gelar lanjutan (licentiate dan doktor) dalam bidang liturgi dari Universitas Vienna (University of Vienna), Austria. Keahlian liturgi inilah yang kemudian menjadi bagian penting dari profilnya sebagai imam yang memiliki kombinasi pengalaman pastoral dan akademis.

Baca Juga:  Suster Virgula Schmitt SSpS: Sinar Kasih dari Jerman untuk Flores

Pengumuman resmi pengangkatan Romo Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup Keuskupan Larantuka disampaikan oleh Tahta Suci pada 22 November 2025 — penunjukan yang diumumkan atas nama Paus (dilaporkan oleh berbagai media nasional dan lembaga berita Katolik internasional). Dengan pengangkatan ini, ia menggantikan Mgr. Fransiskus Kopong Kung yang memasuki masa purnatugas.

Profil publik menggambarkan Mgr. Yohanes Hans Monteiro sebagai imam yang tenang, cerdas, berdedikasi, dan membawa visi liturgi yang kuat—diharapkan mampu merangkul umat Larantuka serta memperkuat kehidupan iman lokal dengan pengalaman akademik dan pastoralnya. Pengangkatan ini disambut sukacita oleh umat dan sejumlah komunitas gerejani di Flores dan NTT.

Biografi Lengkap RD Yohanes Hans Monteiro

Latar Belakang dan Pendidikan Awal

Yohanes Hans Monteiro lahir di Larantuka, Kabupaten Flores Timur (NTT), pada 15 April 1971.

Baca Juga:  Empat Perempuan Tembus Pelatihan Satpam Gada Pratama di Labuan Bajo

Ia menempuh pendidikan seminari menengah di Seminari Santo Domingo Hokeng, di Larantuka.

Setelah seminari menengah, ia melanjutkan studi filsafat dan teologi di Institut Filsafat Katolik Ledalero (sekarang IFTK Ledalero), Maumere.

Tahbisan Imamat dan Awal Pelayanan

Ia ditahbiskan menjadi imam pada 14 Juli 1999, untuk Keuskupan Larantuka.

Setelah tahbisan, ia mengabdi sebagai pengajar di Seminari Menengah Santo Domingo Hokeng (1999–2004).

Ia juga pernah menjalani masa praktik pastoral di Paroki St. Yoseph Lewotobi.

Studi Lanjut dan Pengalaman Internasional

Monteiro melanjutkan pendidikan ke Universitas Vienna (Austria), di mana ia meraih licentiate dan doktoral (Dr.) dalam bidang Liturgi.

Selama di Wina (Vienna), ia turut melayani sebagai vikaris di dua paroki: Franz-von-Assisi Kirche (Mexikoplatz) dan Gereja Maria Himmelfahrt di Bad Deutsch-Altenburg.

Pelayanan Akademik dan Kepemimpinan di Indonesia

Setelah kembali ke Indonesia (sekitar 2018), ia menjadi dosen liturgi di IFTK Ledalero dan formator di Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret di Maumere.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Reims Nahal

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berikut Riwayat Penyakitnya
Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia, Jejak Jenderal yang Mengawal Era Orde Baru
Rudy Rudolf Butar Butar dan Transformasi Layanan Meruorah Komodo Labuan Bajo
Momen Presiden Soeharto Panen Raya di Borong, 1982: Ketika Manggarai Disebut “Daerah yang Diberkati”
Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh, Termasuk Soeharto dan Gus Dur
Fidelis Pranda: Bupati Pertama yang Menyalakan Obor Pembangunan Manggarai Barat
Deddy Corbuzier Resmi Digugat Cerai oleh Sabrina Chairunnisa, Permintaan Agar Proses Tak Dipublikasikan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:26 WITA

Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berikut Riwayat Penyakitnya

Senin, 2 Maret 2026 - 10:04 WITA

Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia, Jejak Jenderal yang Mengawal Era Orde Baru

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:55 WITA

Rudy Rudolf Butar Butar dan Transformasi Layanan Meruorah Komodo Labuan Bajo

Senin, 24 November 2025 - 22:02 WITA

Biografi singkat RD Yohanes Hans Monteiro — Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA