“Karena udah malas, karena malasnya kelewatan kok gini sih premium, gitu loh,” tandasnya.
Atas peristiwa ini Mayo berharap agar pemerintah daerah Manggarai Barat untuk segera menyikapi lebih serius.
“Saya harap sih ini lebih diperhatikan lagi, walaupun tidak di Sudamala tapi itu adalah bagian dari sisi pemerintah,” harap Mayo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, pemerintah saat ini untuk jangan berpikir pendek, “harus berpikiran yang panjang. Karena kalau hal ini tidak di take action itu secara langsung akan mempengaruhi dari pada tingkat ekonomi masyarakat setempat,” tandas Mayo.
Mayo menegaskan, jika saja para wisatawan kecewa, “mereka tidak akan datang ke sini lagi.”
“Bagaiamana kita mendapatkan income kedepan. Ini adalah salah satu kontribusi. Jadi saya harap di hight light juga dari hal yang kecil. Kita action kan, otomatis bisa dilakukan ke hal-hal yang besar,” tutupnya.
Tanggapan Bupati Manggarai Barat
Menanggapi peristiwa yang menimpa dua wisatawan mancanegara asal Spanyol dan Denmark di Labuan Bajo itu, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengaku prihatin.
“Saya pastikan ini kami tindaklanjuti apa yang menjadi kekurangan akan dibenahi. Termasuk aset yang ada kami harus mampu jaga dan dipelihara sehingga di kemudian hari peristiwa-pristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” kata Edi Endi kepada Info Labuan Bajo, Senin (10/06/2024) sore.
Pihaknya juga akan melakukam koordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk mengatasi persoalan ini
“Yaitu dinasnya ke Cipta Karya karena berkaitan dengan penerangan lampu jalan. Terus yang kedua, dinas Bina Marga karena ini di trotoar. Terus yang ketiga dinas Lingkungan Hidup karena mereka ini kan selalu membersihkan, mereka tahu kondisi seperti apa di lapangan. Sangat penting yang namanya koordinasi lintas sektor,” ungkap Edi Endi.
“Jangan karena tahu itu bukan tanggung jawab mereka maka mereka tahu lalu tidak mengkomunikasikan dengan para pihak seperti dinas Cipta Karya dan Bina Marga,” tambahnya.
Bupati Edi berharap agar peristiwa ini tidak akan terulang kembali di waktu yang akan datang.
“Semoga di kemudian hari tidak akaan terjadi lagi,” tutupnya. **
Halaman : 1 2







