“Soal isu yang beredar, santer yang muncul di media. Inikan main perang isu ini politik, seolah-olah ibu Maria itu mendukung mereka,” lanjutnya.
Menurut Don, balik arah dukungan Maria Geong pada pilkada kali ini bukan hal yang mudah, mengingat pada pilkada sebelumnya, Edi-Weng memenangkan pertarungan melawan tiga pasangan calon bupati-wakil lainnya. Salah satu pasangan calon itu diusung PDIP bersama partai koalisi, Maria Geong-Silverius Sukur.
Don Jehabur bahkan berkomitmen bahwa rekannya sesama tim yang bergerak bersama paket Misi 2020 sekarang ikut bersamanya untuk berjuang memenangkan paslon Mario-Richard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Begini saya tidak mau cerita untuk kecamatan lain, saya cerita untuk Tim-tim yang bergerak bersama paket Misi 2022 sekarang juga bersama saya untuk memenangkan paket Mario-Richard, begitu,” pungkasnya.
Lain halnya dengan Yohanes Hurup, Timses Maria Geong Kecamatan Boleng berkata, dirinya tidak yakin dengan sikap Maria Geong yang saat ini mendukung paslon Edi-Weng.
Menurut dia, Maria Geong tidak segampang itu untuk membalikan dukungan sebab, Edi-Weng adalah lawannya waktu pilkada 2020.
“Dari pribadi saya, saya tidak percaya kalau seandainya sikap dari seorang ibu Mario Geong itu seperti itu. Yang pertama situasi pilkada waktu Ibu Maria Geong melawan Edi tidak mungkin pikiran Maria Geong segampang itu,” ungkapnya.
Yohanes Hurup menjelaskan, setelah dikaji khusus kecamatan Boleng, tidak serta merta mengikuti arah dukungan Maria Geong saat ini. Malah, kata Yahoanes, saat ini semua eks pendukung fanatik Maria Geong mendukung Mario-Richard.
“Kalau untuk sekala kecamatan Boleng itu tidak percaya. Itukan di medsos, setelah kami kaji secara pribadi khususnya sekala kecamatan Boleng tidak mungkin segampang itu. Untuk sekala kecamatan Boleng, eks fanatik pendukung Maria Geong mendukung Mario-Richard,” tutupnya.
Halaman : 1 2






