Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

INFOLABUANBAJO.ID — Gejolak internal mulai mencuat di tubuh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Manggarai Barat. Sejumlah kader mengaku kecewa setelah Ketua DPD PSI Manggarai Barat, Carles Angliwarman, diduga melakukan perombakan struktur partai secara sepihak tanpa melalui mekanisme musyawarah internal.

Informasi itu terungkap setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Manggarai Barat dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar kunjungan koordinasi ke Sekretariat PSI Manggarai Barat, Senin, 1 Desember 2025. Dalam pertemuan itu, Carles memperkenalkan susunan kepengurusan baru yang berbeda dari struktur awal yang pernah ditetapkan.

Baca Juga:  Jelang Debat Pilkada Mabar, Masihkah Edi-Weng Membawa Konsep " Bawa Uang Dari Laut ke Darat?

Keputusan itu mengejutkan sejumlah kader. Ricky Morgan salah satu kader PSI Manggarai Barat menyebut langkah Carles sebagai tindakan sepihak dan sarat kepentingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami baru tahu saat KPUD datang. Nama kami hilang begitu saja dari struktur. Tidak ada rapat, tidak ada evaluasi, tidak ada pemberitahuan,” ujarnya kepada Info Labuan Bajo, Senin 1 Desember 2025.

Baca Juga:  Tim Edi-Weng Malam-malam Datangi Rumah Ketua PPK Macang Pacar Saat Pleno Masih Berlangsung

Menurutnya, perubahan struktur seharusnya melalui mekanisme organisasi, bukan keputusan personal.

“Ini partai politik, bukan usaha keluarga. Ketua tidak bisa main coret begitu saja hanya karena merasa berkuasa,” kata dia dengan nada kesal.

Ricky Morgan menilai tindakan itu mencerminkan gaya kepemimpinan otoriter dan tidak mencerminkan semangat keterbukaan politik yang selama ini diklaim PSI.

“Kami bergabung karena PSI mengusung transparansi, demokrasi, dan penghargaan terhadap pendapat. Tapi kenyataannya justru sebaliknya,” katanya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa
Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu
Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai
Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru
Fraksi Demokrat Soroti Wewenang Penjabat Kades di Rancangan Pembentukan 31 Desa Baru Manggarai Barat
Paus Leo XIV Terima Kunjungan Presiden Palestina di Vatikan, Ini yang Dibahas Kedua Pemimpin
DPD NasDem Manggarai Barat Klarifikasi Soal Sekretariat, Dana Banpol, dan Isu PAW
Polemik Dana Banpol, Kesbangpol Manggarai Barat Mengaku Bingung Soal Status Kantor DPD NasDem

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 14:52 WITA

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:26 WITA

Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:13 WITA

Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai

Senin, 1 Desember 2025 - 22:49 WITA

Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

Rabu, 12 November 2025 - 19:50 WITA

Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru

Berita Terbaru