Dukungan Netizen Mengalir untuk Kejaksaan Negeri Manggarai Barat: Periksa Semua Desa

- Redaksi

Kamis, 1 Mei 2025 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dukungan Netizen Mengalir untuk Kejaksaan Negeri Manggarai Barat: Periksa Semua Desa

Dukungan Netizen Mengalir untuk Kejaksaan Negeri Manggarai Barat: Periksa Semua Desa

INFOLABUANBAJO.ID – Dukungan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di wilayah Manggarai Barat semakin menguat. Dalam sejumlah komentar di media sosial, sejumlah netizen menyuarakan aspirasi mereka agar Kejaksaan Negeri Manggarai Barat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh kepala desa (Kades) diĀ  kabupaten Manggarai Barat, khususnya terkait pengelolaan dana desa.

Komentar-komentar yang diunggah melalui akun komunitas Info Labuan Bajo menunjukkan kekesalan masyarakat terhadap dugaan praktik korupsi dan rendahnya kinerja aparatur desa.

Salah satu pengguna, Erick Syukur, menekankan pentingnya audit menyeluruh bukan hanya pada proyek fisik desa, tetapi juga absensi perangkat desa yang kerap mangkir dari kantor. Ia menyebut bahwa ā€œmakan gaji buta juga merupakan tindakan korupsi.ā€

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan itu, Virgo N mendesak agar ā€œkejaksaan priksa di semua desa,ā€ sebagai bentuk tindakan nyata memberantas ketidakberesan di tingkat akar rumput. Dukungan serupa disampaikan oleh Matta Daku Gambar Wetti yang meminta pemeriksaan di semua desa di tiga kabupaten Manggarai.

Baca Juga:  Inspektorat Manggarai Barat Diduga Menghalangi Proses Hukum Kasus Korupsi Wae Kaca I

Menariknya, komentar Jack Keli dengan menyebut ā€œKONOHAā€ā€”merujuk ke sebuah desa fiktif dalam anime populer—secara sarkastik menyindir bahwa pemeriksaan harus merata, tak terkecuali desa-desa yang ā€œterlihat tenang namun menyimpan masalah.ā€

Sementara itu, Marselinus Jefrin mengingatkan masyarakat untuk tetap jeli terhadap kinerja Kades, agar tidak terlena dengan citra baik yang ditampilkan di permukaan.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat kembali menetapkan dua orang tersangka dalam dua kasus tindak pidana korupsi dana desa di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Penetapan dilakukan pada Selasa, 29 April 2025, pukul 14.00 WITA di kantor Kejari Manggarai Barat.

Tersangka pertama berinisial AG, yang merupakan mantan Kepala Desa Lale, Kecamatan Welak, periode 2017–2022. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan Dana Desa Lale selama tahun anggaran 2020 hingga 2022. Berdasarkan hasil penyelidikan, kerugian keuangan negara akibat perbuatannya ditaksir mencapai Rp 650.422.405.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Kejari Mabar Tahan 5 Tersangka Kasus Sarpras Pramuka Mbuhung

Dalam waktu dan tempat yang sama, Kejari Manggarai Barat juga menetapkan tersangka tambahan berinisial KO dalam kasus korupsi Dana Desa Golo Lujang, Kecamatan Boleng, untuk tahun anggaran 2021 dan 2022. KO diketahui menjabat sebagai Sekretaris Desa Golo Lujang sejak tahun 2017 hingga saat ini. Kasus ini telah menyeret tiga tersangka, termasuk KO. Kerugian negara akibat korupsi dana desa ini diperkirakan mencapai Rp 952.071.408.

Pemberantasan Korupsi Dana Desa Menjadi Sorotan

Dana desa merupakan salah satu instrumen vital dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah. Sayangnya, pengelolaan yang tidak transparan dan minimnya pengawasan membuka celah bagi praktik-praktik koruptif.

Kejaksaan Negeri Manggarai Barat kini diharapkan bisa menindaklanjuti suara masyarakat ini dengan tindakan konkret dan transparan. Masyarakat menantikan hadirnya keadilan serta perbaikan tata kelola desa demi kesejahteraan bersama. ***

Penulis : Reims

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya
Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WITA

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Berita Terbaru