BPOLBF Beberkan Data Turis, Isu Keselamatan Membayangi Labuan Bajo

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Frans Teguh

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Frans Teguh

Namun, presentasi BPOLBF secara terbuka mengangkat tantangan serius di sektor keamanan. Laporan dari “Market China: Safety Challenges and Incidents for Chinese tourist” menyebutkan adanya lonjakan insiden keselamatan di wilayah ASEAN, termasuk Labuan Bajo. “Beberapa insiden mencakup kecelakaan transportasi darat (termasuk 5 kecelakaan bus dan 18 korban jiwa sejak awal 2024), kecelakaan aktivitas air, serta kejahatan kecil,” jelas Frans. Keluhan wisatawan Tiongkok disebut terus meningkat dan terekam melalui hotline konsuler.

Menanggapi hal ini, BPOLBF merekomendasikan serangkaian tindak lanjut, di antaranya regulasi ketat terhadap operator aktivitas air, inspeksi berkala kendaraan wisata, serta pemasangan papan informasi keselamatan dalam bahasa Mandarin di lokasi berisiko tinggi.

Isu keselamatan juga diperkuat dalam bagian “Tim Crisis Center” yang menyoroti rentannya industri pariwisata terhadap bencana, seperti kebakaran dan kapal tenggelam yang kerap disebabkan oleh cuaca buruk dan kesalahan manusia. BPOLBF menegaskan urgensi untuk membangun destinasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan guna meningkatkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain isu keamanan, BPOLBF juga menggelar Forum Stakeholder pada 18 Juni 2025 yang membahas dampak letusan Gunung Lewotobi, masalah sampah, dan isu spasial. Badan ini juga merinci tindak lanjut kunjungan kerja ke lima kabupaten di Flores—Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, dan Manggarai—yang berfokus pada promosi event, pemetaan gastronomi, hingga penanganan isu sosial.

Penulis : Fons Abun

Editor : R. Nahal

Berita Terkait

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya
Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan
Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal
Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah
Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo
Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik
Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Selasa, 14 April 2026 - 21:20 WITA

Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 17:39 WITA

Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan

Senin, 13 April 2026 - 22:26 WITA

Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WITA

Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah

Berita Terbaru

Hati-hati! Memviralkan Orang Berutang Bisa Dipidana, Ini Ancaman Hukumnya (Gambar Istimewa)

Hukum & Kriminal

Hati-hati! Memviralkan Orang Berutang Bisa Dipidana, Ini Ancaman Hukumnya

Senin, 20 Apr 2026 - 18:35 WITA