Kompiang Theresa: Sebuah Kenangan Hangat dari Labuan Bajo

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 10:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompiang original

Kompiang original

“Theresa Bakery ini toko pertama di Labuan Bajo yang serius mengembangkan kompiang menjadi oleh-oleh khas,” jelas Pak Viktor. “Dulu orang kenal kompiang biasa saja. Kami coba kreasikan dengan menjaga resep aslinya agar rasanya tetap otentik tapi kemasannya lebih modern.”

Mendengar cerita itu, Arya dan Rina semakin yakin dengan pilihan mereka. Mereka tidak hanya membeli, tapi juga membawa pulang sebuah sejarah kuliner. Mereka sengaja memilih dua varian andalan: Kompiang Original dengan rasa asin gurih yang khas dan taburan wijen royal, serta Kompiang Daging yang berisi cincangan daging sapi kaya rempah.

Kini, di dalam pesawat yang membawa mereka kembali ke hiruk pikuk Jakarta, aroma samar kompiang dari tas jinjing mereka seolah menjadi pengingat akan ketenangan Labuan Bajo. Rina membayangkan kembali tekstur roti itu: garing renyah di luar, namun lembut dan sedikit kenyal di bagian dalam. Sementara Arya sudah merencanakan dengan siapa saja ia akan berbagi oleh-oleh istimewa itu.

Bagi Arya dan Rina, kompiang dari Theresa Bakery bukan lagi sekadar roti wijen. Itu adalah cerita tentang keramahan Pak Viktor Mantara, tentang toko roti pertama yang mengangkat derajat kompiang, dan tentang sebuah perjalanan tak terlupakan di ujung barat Flores. Saat mereka mendarat di Jakarta nanti, mereka tidak hanya membawa pulang sebuah roti, tetapi juga sepotong kehangatan dan rasa otentik Labuan Bajo.

Penulis : Fons Abun

Berita Terkait

Mengenal Nipah Virus: Ancaman Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai
Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata
Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik
Kenapa Disebut Tri Hari Suci Tapi Dirayakan 4 Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kenapa Dolar AS Selalu Dipakai di Seluruh Dunia? Ini 6 Alasan Utamanya
Ini Alasan Patung dan Salib di Gereja Ditutup Kain Ungu Saat Prapaskah, Ternyata Penuh Makna Mendalam
Perayaan Minggu Palma: Ribuan Umat Katolik Kenang Masuknya Yesus ke Yerusalem
Tak Hanya Komodo! Gereja Katolik di Labuan Bajo Ini Jadi Tempat Cari Ketenangan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:45 WITA

Mengenal Nipah Virus: Ancaman Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai

Minggu, 12 April 2026 - 15:15 WITA

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata

Minggu, 5 April 2026 - 06:08 WITA

Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 4 April 2026 - 11:52 WITA

Kenapa Disebut Tri Hari Suci Tapi Dirayakan 4 Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya

Sabtu, 4 April 2026 - 03:53 WITA

Kenapa Dolar AS Selalu Dipakai di Seluruh Dunia? Ini 6 Alasan Utamanya

Berita Terbaru

Hati-hati! Memviralkan Orang Berutang Bisa Dipidana, Ini Ancaman Hukumnya (Gambar Istimewa)

Hukum & Kriminal

Hati-hati! Memviralkan Orang Berutang Bisa Dipidana, Ini Ancaman Hukumnya

Senin, 20 Apr 2026 - 18:35 WITA