Kasus ini langsung menyulut reaksi publik. Jagat maya dipenuhi kecaman keras. Warganet menilai ulah keduanya bukan hanya mencoreng nama baik pribadi, tetapi juga merusak citra Polri, terlebih dilakukan saat tengah menjalankan tugas resmi.
“Memalukan! Bagaimana mungkin ajudan Wakapolda justru membuat skandal saat dinas?,” tulis salah satu komentar di media sosial.
Bahkan, seorang aktivis perempuan NTT yang juga mantan anggota DPD RI sempat mengunggah kecaman keras dan mendesak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menindak tegas keduanya. Namun, unggahan tersebut kini telah dihapus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bukan Kasus Pertama
Skandal ini semakin memperburuk citra Polda NTT yang sebelumnya juga diterpa kasus serupa. Sebelumnya, mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma, dan Kanit TPPO Polda NTT, AKP Yance Y. Kadiaman, sudah lebih dulu terseret kasus asusila.
Publik pun kini menunggu langkah tegas Kapolda NTT dalam menindak kedua ajudan tersebut. Sebab, jika dibiarkan, citra Polri di NTT akan semakin tercoreng. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







