SMPN 12 Satar Mese Gandeng Densus 88 Bentengi Remaja dari Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, dan Penyimpangan Seksual di Era Digital

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 18:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMPN 12 Satar Mese Gandeng Densus 88 Bentengi Remaja dari Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, dan Penyimpangan Seksual di Era Digital

SMPN 12 Satar Mese Gandeng Densus 88 Bentengi Remaja dari Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, dan Penyimpangan Seksual di Era Digital

INFOLABUANBAJO.ID — Di tengah derasnya arus informasi digital yang tak terbendung, ratusan pelajar SMPN 12 Satar Mese, Kabupaten Manggarai, mendapat pembekalan penting untuk melindungi diri dari paparan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, serta penyimpangan seksual.

Kegiatan sosialisasi ini digelar pada 10 Oktober 2025 di aula sekolah, dengan menggandeng Tim Densus 88 Antiteror Kasatgaswil NTT, Polsek Satar Mese, BKKBN, dan DP2KB Kabupaten Manggarai.

Remaja Butuh Perlindungan Moral di Era Digital

Kepala SMPN 12 Satar Mese, Marsianus Ngera, membuka kegiatan dengan pesan kuat agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi negatif di dunia maya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di era digital saat ini, berbagai informasi sangat mudah diakses. Ada yang baik, tapi banyak juga yang menyesatkan. Kami ingin anak-anak kami selamat dari paparan ideologi intoleran, radikalisme, terorisme, dan penyimpangan perilaku seksual,” ujar Marsianus dengan nada tegas.

Ia juga mengungkapkan bahwa sekolahnya masih menghadapi tantangan perilaku bullying antar siswa.

“Perilaku bullying masih sering terjadi di sekolah kami. Tapi kami tidak menyerah. Kegiatan seperti ini penting untuk membina karakter anak-anak agar menjadi generasi yang kuat dan berakhlak,” tambahnya.

Kapolsek Satar Mese Ingatkan Bahaya Digital: “Jarimu Harimaumu”

Dalam sesi berikutnya, Kapolsek Satar Mese, Iptu Kiki Zakia Muhamad Baschoan, S.Sos., mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan gawai dan media sosial.

“Saya yakin banyak di antara kalian punya HP Android. Ingat, hari ini jarimu adalah harimaumu,” ujarnya disambut tawa kecil para siswa.

Ia menekankan bahwa satu kesalahan kecil di dunia maya bisa berdampak fatal.

“Sekali jari kalian salah ketik atau share, bisa fatal akibatnya. Jangan asal posting,” tegasnya.

Khusus kepada siswi, Iptu Kiki menyoroti pentingnya menjaga diri dan batasan pergaulan, bahkan menyinggung kasus kekerasan seksual yang baru-baru ini ditangani.

“Dua minggu lalu kami tangani kasus anak umur 12 tahun yang diperkosa om kandungnya. Ini pelajaran pahit agar kalian lebih waspada dan jangan mudah percaya pada siapa pun,” pesannya.

DP2KB Dorong Komunikasi Keluarga dan Ketahanan Diri Remaja

Perwakilan DP2KB Kabupaten Manggarai, Pius Wanda, mengajak para siswa untuk berani terbuka kepada orang tua dan guru ketika menghadapi masalah pribadi.

“Anak-anak, kalau ada masalah, jangan diam. Cerita ke orang tua atau guru. Jangan sembunyikan hal-hal yang membuat kalian takut,” ujarnya.

Ia memaparkan tujuh langkah pencegahan perilaku menyimpang, seperti menjalin komunikasi dengan orang tua, berani menolak hal buruk, menghindari pergaulan bebas, serta aktif dalam kegiatan positif.

Baca Juga:  Proyek Mawatu Labuan Bajo Diduga Diskriminatif, Pekerja Lokal Dipecat Sepihak, Orang Jawa Terus Berdatangan

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo
Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan
Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:39 WITA

Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo

Berita Terbaru