Warga Manggarai Meninggal Diduga Rabies Usai Digigit Anjing Peliharaan, Tak Pernah Dapat Vaksin!

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisinya memburuk keesokan harinya. Tingkat oksigen turun drastis, sesak napas semakin parah, dan air liurnya mulai bercampur darah. Upaya medis tidak mampu menyelamatkan hidupnya, hingga ZN dinyatakan meninggal pada pukul 09.32 WITA, Rabu pagi.

Tidak Pernah Mendapatkan Vaksin

Dinas Kesehatan menegaskan bahwa korban tidak pernah mendapatkan vaksin anti-rabies dari fasilitas kesehatan mana pun sejak terjadinya gigitan pada Juli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak adanya tindakan medis awal menjadi faktor yang sangat menentukan. Rabies hampir selalu berujung fatal jika vaksin tidak diberikan segera setelah gigitan,” tambah Jefrin.

Peringatan untuk Masyarakat

Kasus ini kembali menjadi alert serius bagi masyarakat Manggarai dan sekitarnya untuk tidak menunda penanganan medis jika mengalami gigitan anjing atau hewan yang berpotensi membawa rabies.

Baca Juga:  SMPN 12 Satar Mese Gandeng Densus 88 Bentengi Remaja dari Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, dan Penyimpangan Seksual di Era Digital

Kasus Serupa di Manggarai Timur

Kasus dugaan rabies kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Seorang pria yang disebut dengan sapaan “Om Saf” dalam unggahan media sosial, dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami gigitan anjing yang diduga terinfeksi rabies di Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda Timur.

Kabar duka tersebut awalnya ramai dibagikan melalui akun Facebook Hilarius Rudi D’Don, yang menuliskan ucapan belasungkawa disertai unggahan video singkat kondisi korban saat berada di fasilitas kesehatan.

“Selamat Jalan Om Saf… korban gigitan anjing Rabies asal Uwu, Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. #RIP,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab kematian korban. Namun, riwayat gigitan hewan penular rabies (HPR) serta kondisi korban sebelum meninggal menguatkan dugaan tersebut.

Baca Juga:  Foto Tiga ASN di Labuan Bajo Diduga Asyik Minum Sopi Merah di Kafe Saat Jam Dinas Jadi Sorotan

Kronologi Singkat yang Beredar

  • Korban merupakan warga Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda Timur.
  • Ia mengalami gigitan anjing yang diduga membawa virus rabies.
  • Setelah dirawat di fasilitas kesehatan, kondisinya memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
  • Kabar duka menyebar melalui media sosial dan memicu keprihatinan publik.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Berita Flores

Berita Terkait

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo
Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan
Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:39 WITA

Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo

Berita Terbaru