INFOLABUANBAJO.ID — Jika Anda mencari pengalaman kuliner yang otentik di Labuan Bajo, jangan lewatkan Pusat Kuliner Kampung Ujung. Terletak di tepi pantai, hanya beberapa langkah dari pusat kota, kawasan ini menjadi ikon kuliner Labuan Bajo yang paling ramai dikunjungi wisatawan. Di sinilah kelezatan hasil laut segar berpadu dengan suasana malam yang hangat, menghadirkan pesona khas kota pelabuhan di ujung barat Pulau Flores.
Kampung Ujung, Pusat Kuliner Legendaris di Labuan Bajo
Sebelum dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dunia, Labuan Bajo adalah kampung nelayan yang tenang. Kampung Ujung, dulunya hanyalah area pesisir tempat warga menjemur jaring dan memperbaiki perahu. Namun kini, kawasan itu telah bertransformasi menjadi pusat kuliner malam paling populer di Nusa Tenggara Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah dan masyarakat setempat mulai menata kawasan ini sejak awal 2010-an. Puluhan kios dan tenda kuliner berdiri berjejer rapi di sepanjang pantai, menghadirkan suasana ramai setiap malam. Setiap pengunjung bisa memilih ikan segar, menentukan cara masaknya, dan menikmati santapan di tepi laut dengan pemandangan matahari terbenam yang luar biasa.
Kampung Ujung kini bukan sekadar tempat makan, melainkan jantung kuliner dan wisata malam Labuan Bajo — tempat warga lokal dan turis dari berbagai negara berkumpul menikmati rasa, musik, dan keindahan laut Flores.
Daya Tarik Utama Pusat Kuliner Kampung Ujung
1. Laut, Lampu, dan Aroma Ikan Bakar
Menjelang senja, suasana Kampung Ujung berubah menjadi panggung hidup. Cahaya jingga dari matahari tenggelam berpadu dengan aroma ikan bakar yang menggoda. Suara ombak, tawa pengunjung, dan musik akustik menciptakan suasana yang romantis sekaligus santai.
Inilah pesona utama wisata malam Labuan Bajo: makan di tepi laut sambil menikmati pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain.
2. Pilihan Hasil Laut Segar Langsung dari Nelayan
Kampung Ujung dikenal sebagai surga makanan laut segar. Setiap kios memiliki meja berisi ikan, cumi, udang, kepiting, dan lobster yang baru ditangkap dari perairan sekitar Pulau Komodo dan Seraya.
Sistemnya sangat menarik — pengunjung memilih bahan mentah, menimbang, lalu menentukan cara masak: dibakar, digoreng, atau dimasak saus tiram. Proses ini menghadirkan sensasi “memasak bersama warga”, sesuatu yang menjadi ciri khas kuliner Labuan Bajo.
Harga yang ditawarkan pun terjangkau. Satu porsi ikan bakar bisa dinikmati mulai dari Rp50.000, sementara lobster bakar berkisar antara Rp150.000–Rp250.000 tergantung ukuran.
Menu Wajib di Kampung Ujung Labuan Bajo
Berikut beberapa menu favorit wisatawan di pusat kuliner Kampung Ujung:
1. Ikan Bakar Rica-Rica
Ikan segar dibakar dengan bumbu pedas khas Flores yang menggigit. Sambal rica buatan warga setempat dikenal aromatik dan menggugah selera.
2. Lobster Bakar Mentega
Menu istimewa yang banyak dicari turis. Daging lobster lembut disiram mentega cair, disajikan hangat di atas piring batu panas.
3. Cumi Saus Tiram
Cumi dimasak cepat dengan saus tiram gurih, menghasilkan rasa manis-garam yang seimbang.
4. Plecing Kangkung Flores
Pelengkap wajib — kangkung lokal disajikan dengan sambal tomat pedas dan perasan jeruk kunci.
Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati sate ayam, nasi goreng, mie goreng, hingga jus alpukat lokal yang terkenal manis alami. Tak heran bila banyak wisatawan menjadikan Kampung Ujung sebagai destinasi kuliner favorit di Labuan Bajo setiap malam.
Suasana Malam yang Hangat dan Romantis
Waktu terbaik untuk datang ke Kampung Ujung adalah antara pukul 18.00 hingga 22.00 WITA. Saat malam tiba, deretan kios kuliner mulai menyalakan lampu-lampu gantung, menciptakan suasana hangat di sepanjang jalan pesisir.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






