Kanisius mengaku geram karena hingga kini tidak ada realisasi pembayaran ganti rugi atas lahannya yang digunakan menjadi bagian akses utama menuju kawasan Parapuar.
“Janji-janji katanya mau ganti rugi, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi,” ujar Kanisius di lokasi.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menolak pembangunan jalan tersebut. Namun menurutnya, pemerintah maupun pihak pelaksana proyek wajib menghormati hak masyarakat lokal yang lahannya digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya tidak keberatan jalan dibangun. Tapi harus adil. Hak masyarakat jangan diabaikan,” katanya.
Kanisius juga meminta seluruh aktivitas pembangunan dihentikan sampai ada kepastian penyelesaian.
“Hentikan dulu pekerjaan. Saya mau pagari jalan ini sampai masalah selesai,” tegasnya di hadapan para pegawai BPOP Labuan Bajon yang berada di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BOPLBF maupun pemerintah daerah terkait aksi penutupan akses tersebut.
Perkembangan situasi di lokasi masih terus dipantau. (Masih berkembang…)
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







