Dengan penuh empati, ia duduk di samping siswanya, membantu mengatur proses ujian, sekaligus memberikan arahan dan motivasi agar Robertus tetap fokus mengerjakan soal.
“Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena keadaan. Selama anak masih memiliki kemauan, kita sebagai guru wajib hadir dan mendukung,” ujar Akbar.
Tindakan ini pun menjadi contoh nyata dedikasi seorang pendidik yang tidak hanya menjalankan tugas di ruang kelas, tetapi juga memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi dalam kondisi apa pun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kisah ini sekaligus menjadi potret kepedulian guru di daerah, yang tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dalam dunia pendidikan.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







