Sosok FS, Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Wae Kaca di Lembor Selatan Ternyata Pernah Nyaleg dari NasDem

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok FS, Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Wae Kaca di Lembor Selatan Ternyata Pernah Nyaleg dari NasDem

Sosok FS, Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Wae Kaca di Lembor Selatan Ternyata Pernah Nyaleg dari NasDem

INFOLABUANBAJO.ID Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat menetapkan Fidelis Suhardi (FS) sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi jaringan irigasi Wae Kaca I di Desa Watu Rambung, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat.

FS yang merupakan Direktur CV Duta Teknik Mandiri ditetapkan bersama Irwan Ardana dari PT Dwipa Mitra Konsultan selaku konsultan pengawas proyek senilai Rp802 juta dari APBD tahun 2021. Keduanya kini ditahan di sel tahanan Polres Manggarai Barat sejak Senin malam, 15 September 2025.

Baca Juga:  Soal "Sapi Liar" di Labuan Bajo, Satpol PP Sebut 5 Hari Tidak Ada Ngaku Sebagai pemilik, Petugas akan Jual

Sosok FS Pernah Nyaleg dari Partai NasDem

Nama Fidelis Suhardi mencuat bukan hanya karena kasus hukum yang menjeratnya, tetapi juga karena rekam jejak politiknya. Dalam Pemilu 2024, ia pernah maju sebagai calon anggota DPRD Manggarai Barat dari Partai NasDem di daerah pemilihan Mabar III yang meliputi Kecamatan Lembor, Lembor Selatan, dan Welak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kala itu, FS menempati nomor urut 5, namun hanya meraih 752 suara, kalah dari tiga koleganya sesama caleg NasDem yang berhasil lolos ke DPRD, yakni:

  • Alfridus Ndarung dengan 2.891 suara,
  • Yopi Widyanti dengan 2.826 suara,
  • Siprianus Anjelo dengan 1.529 suara.
Baca Juga:  Tunjuk Gaya Preman ke Wartawan, Kadis Perindag Manggarai Barat akan Diseret ke Polisi

Pria kelahiran Datak, Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak ini pun gagal meraih kursi legislatif.

Diduga Rugikan Negara Rp460 Juta

Kasi Pidsus Kejari Manggarai Barat, Wisnu Sanjaya, menyebut FS diduga secara sengaja mengurangi volume pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi. Sementara itu, Irwan Ardana selaku pengawas proyek diduga lalai dan bahkan ikut serta dalam praktik penyelewengan tersebut.

Berita Terkait

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya
Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WITA

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Berita Terbaru