Bertemu Tokoh Masyarakat dan Relawan Muda OASE di Labuan Bajo, Sebastian Salang Jelaskan Tagline: Jangan Mencuri

- Redaksi

Selasa, 4 Juni 2024 - 01:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal Calon Wakil Gubernur NTT Sebastian Salang Saat Bertemu Tokoh Masyarakat dan Relawan Muda OASE di Labuan Bajo. (Foto: Info Labuan Bajo)

Bakal Calon Wakil Gubernur NTT Sebastian Salang Saat Bertemu Tokoh Masyarakat dan Relawan Muda OASE di Labuan Bajo. (Foto: Info Labuan Bajo)

“Kami telah mendaftar di tujuh partai politik mulai dari PDIP, Gerindra, Demokrat,  PKB, PAN, PSI dan Hanura. Sekarang tahapannya di DPP partai politik. Kami sudah bertemu dengan beberapa pimpinan partai politik. Ada yang hari ini telah fit and propertest. Mudah-mudahan kita mendapat kepercayaan dan dukungan dari partai politik, ” terangnya.

Sebastian Salang menjelaskan sejak awal pencalonan dirinya untuk mendampingi Orias Petrus Moedak bukanlah hasil kawin paksa.

“Sejak awal kita tidak mau dikawin paksa. Kita datang dengan semangat yang sama. Dan yakin kita mendapat dukungan dari partai politik. Begitu semuanya beres maka kita akan makin kencang lagi. Kita sudah mulai jalan. Pak Orias jalan di bagian timur saya jalan di bagian barat. Kami pingin terjun langsung ke masyarakat. Kita ingin mendengar langsung isi hati masyarakat. Supaya kita tau persis apa yang mesti kita selesaikan nanti selain masalah-masalah yang kita sudah deteksi awal terkait persoalan-persoalan mendasar yang ada di NTT. Kita turun juga supaya ada ikatan secara emosional kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait tagline Jangan Mencuri, Sebastian Salang menegaskan tagline itu bukan untuk menuduh siapapun.

“Kami tidak urus yang lalu-lalu. Jadi itu komitmen kami berdua. Begitu kami terpilih hal pertama yang kami lakukan dan buktikan kepada masyarakat yaitu jangan mencuri. Maksudnya kita mulai dengan cara kerja yang jujur dalam membangun NTT ini. Kalau tidak jujur akan mustahil kita tidak akan bisa mengerjakan hal-hal yang besar. Ini komitmen kita. Mulai dari kita menjadi contoh,” ungkapnya.

“Kalau kita menjadi contoh, mulai dari aparat yang ada di bawah pemerintahan propinsi, kemudian badan usaha yang ada di propinsi betul-betul kita bangun dengan kejujuran. Kita bangun dengan integritas yang tinggi. Kalau kita sudah lakukan itu mudah-mudahan kepercayaan baik investor maupun kepercayan dari pemerintah pusat terhadap daerah ini makin tinggi. Kalau sudah ada kepercayaan investor akan pasti masuk,” tambahnya.

Baca Juga:  Panwascam Boleng Kembali Lantik 2 PKD

Dikatakan Sebastian Salang harapan untuk membangun NTT tidak bisa diandalkan dari Pendapat Asli Daerah NTT apalagi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU)

“Apalagi sekarang kita punya utang semakin besar. Jadi kita tidak bisa bergerak. Oleh karena itu kita butuh orang
yang harus memiliki jaringan yang luas dan punya orang yang bisa mengatasi persoalan keuangan daerah ini. Sehingga kita bisa memperbaiki daerah ini untuk bisa berkembang lebih maju lagi,” tutupnya. **

Berita Terkait

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa
Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu
Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai
Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan
Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru
Fraksi Demokrat Soroti Wewenang Penjabat Kades di Rancangan Pembentukan 31 Desa Baru Manggarai Barat
Paus Leo XIV Terima Kunjungan Presiden Palestina di Vatikan, Ini yang Dibahas Kedua Pemimpin
DPD NasDem Manggarai Barat Klarifikasi Soal Sekretariat, Dana Banpol, dan Isu PAW

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 14:52 WITA

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:26 WITA

Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:13 WITA

Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai

Senin, 1 Desember 2025 - 22:49 WITA

Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

Rabu, 12 November 2025 - 19:50 WITA

Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru

Berita Terbaru