“Saya atas nama pemerintah Desa sangat prihatin dgn situasi yg sekarang. Bantuan mesin untuk warga saya di persoalkan. Klo memang ini masalah secara prosedur kami atas nama madarakat kembalikan mesin itu,” ujarnya.
Wartawan Komodoindonesiapost.com kembali mewawancarainya apakah betul bantuan tersebut melalui proposal. Pasalnya, informasi soal bantuan mesin genset ini diduga ada muatan politik untuk memenangkan salah satu paslon pada Pilkada Mabar 2024.
Untuk memastikan informasi yang beredar, media ini mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Golo Sepang, Saverius Banskoan apakah betul ada proposal permohonannya sehingga bantuan mesin genset ini bisa turun dari Dinas Lingkungan Hidup, Manggarai Barat. Karena prinsip jurnalis itu mengedepankan konfirmasi untuk memastikan informasi. Komodoindonesiapost.com meminta kepada Kepala Desa apakah dokumen proposal yang dia akui bahwa ada proposalnya tapi dibuat oleh pemerintah desa, untuk difoto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saverius Banskoanpun langsung mengeluarkan umpatan kasar. “Kau siapa ???? Anda tidak sopan Kau kenal dulu diri mu siapa?,” ujarnya.
Media ini pun mencoba mengkonfirmasi soal materi wawancara yang dinilai tidak sopan. “Jgn asal minta dokumen pemerintah. Tau etika ya Jgn main nafsu,” ujarnya.
Media komodoindonesiapost.com terus kembali pada materi wawancara. ”
Saya mau tanya, siapa yang buat proposalnya? Apakah kepala desa sendiri ataukah kelompok masyarakat? Karena anda sendiri yang terima mesinnya,” tanya wartawan.
“Manusia pake etika dan sopan santun. Saya tidak layani anda. Anda wartawan abal abal. Tks. Anda tidak sopan. Kau perbaikan diri baru Anda tanya. Anda sok sokan. Fuck you. Tidak ada salah nya. Anda harus kenal dirimu siapa.knapa langsung minta ini itu? Ini modus penipuan. Klo jurnalis kerja nya profesional. Saya menghormati. Tapi kalau begini model nya saya yakin ini penipuan. Syaa tidak Ladeni Anda lagi ya. Stop WA saya lagi. Klo Anda perlu data. Datang ke kantor. Baru saya akui Anda wartawan,” tukasnya.
Halaman : 1 2







