“Belum bisa beraktifitas disini, kami kaget. Makanya saya teruskan di grup apakah ada teman yang juga mengalami seperti ini,” tambahnya.
Ia pun mengaku resah dengan tindakan pelarangan ini, sebab kawasan itu merupakan rute trip yang sudah ia jalani selama ini saat membawa tamu.
“Tamu saya kan mau pantai yang sepi. Ya kaget saja,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga berita ini dimuat media ini masih berusaha untuk meminta tanggapan dari otoritas Taman Nasional Komodo (TNK). ***
Penulis : Reims
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2






