Selain itu, para guru juga diperkenalkan pada konsep supervisi klinis, metode pendampingan yang lebih personal dan membangun. “Ini ilmu baru bagi kami, sebelumnya hanya mengenal supervisi akademik,” tambah Racco.
Komitmen dan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas
Rully Yusuf, Executive Vice President PT Pegadaian, menyatakan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen BUMN dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). “Kami ingin memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, UMKM, dan pelestarian lingkungan. Kolaborasi ini adalah langkah strategis,” jelasnya.
Eksitarino Irianto, Senior Vice President PT Garuda Indonesia, menekankan pentingnya penguatan SDM di kawasan pariwisata super prioritas. “Labuan Bajo sebagai destinasi wisata unggulan memerlukan generasi muda yang cerdas dan siap bersaing. Pendidikan adalah fondasinya,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gabriel Ferdy, Sekretaris Dinas PPO Manggarai Barat, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. “Kami butuh kolaborasi seperti ini untuk percepatan peningkatan mutu pendidikan. Fokus pada kompetensi guru dan kepala sekolah adalah langkah tepat,” katanya.
Sementara itu, Eko Harfianto, Head of Partnership dari PSF-SDO, menjelaskan pendekatan berbasis kebutuhan dalam menyusun program ini. “Kami melakukan pemetaan kondisi nyata sekolah, dan akan ada evaluasi akhir untuk mengukur dampak program secara menyeluruh,” jelas Head of Partnership Putera Sampoerna Foundation (PSF) itu.
Menuju Masa Depan Cerah Pendidikan Labuan Bajo
Program Transformasi Sekolah ini menunjukkan bahwa sinergi antara BUMN dan lembaga pendidikan mampu menciptakan perubahan positif dan berkelanjutan. Dengan menyasar penguatan kapasitas guru, manajemen sekolah, serta integrasi teknologi digital, diharapkan lahir generasi baru yang adaptif, inovatif, dan siap membangun Labuan Bajo menjadi daerah wisata yang kompetitif dan berdaya saing tinggi. ***
Penulis : Reims
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







