Tak hanya itu, ia juga satu tahun menduduki kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia. Selain berpengalaman di tata kelola pemerintahan, kemudian ia juga pernah dipercayakan menjadi Sekretaris PU dan Perhubungan di umur 33 tahun.
Karier cemerlang Richard Sontani di umur 35 tahun dipercayakan menjadi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kabupaten Manggarai Barat.
“Tapi bagaimana saya dan pak Mario bisa lebih banyak berbuat. Kami butuh kepercayaan dari semua yang ada di sini. Beri kepercayaan itu kepada kami. Rektor UNAIR dua tahun lalu pada saat dia mau wisudakan 1000 mahasiswanya dia sampaikan seperti ini, ‘kedewasaan dan pengetahuan seseorang tidak diukur dari berapa namanya usia, seberapa banyaknya uban di kepala,” terangnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Richard Sontani mengungkapkan tiga alasan utama ia dan pasangannya Mario Pranda maju dalam kontestasi Pilkada Manggarai Barat 2024.
Pertama kata dia, mereka tahu masalah di Manggarai Barat. Kedua mereka tahu solusi untuk mengatasi masalah di Manggarai Barat dan yang ketiga mereka tahu mengeksekusi segala persoalan di Manggarai Barat.
Dengan lugas Richard Sontani mengatakan, dirinya sudah mengetahui banyak tentang persoalan pembangunan di Manggarai Barat. Oleh karena itu ia mengajak seluruh masyarakat Manggarai Barat untuk memilih mereka di pilkada 27 November mendatang.
“Beri legitimasi itu kepada kami, kami akan bekerja dua kali lipat,” cetus Richard Sontani disambut tepuk tangan oleh ribuan para pendukungnya.
“Kami pastikan kerangka kerja terhadap apa yang kami eksekusi itu sudah kami petakan dalam lima tahun kepemimpinan,” tambahnya.
Untuk diketahui, bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati yang dikenal dengan Mario-Richard ini telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (29/8.
Dalam pilkada ini juga sosok bakal calon bupati Mario Pranda harus rela kehilangan kursi DPRD Manggarai Barat dengan posisi sebagai wakil ketua satu.
Di sisi lain, Richard Sontani juga harus melepaskan jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), meskipun masa pensiunnya masih jauh, yakni 23 tahun lagi.
Halaman : 1 2







