Kampanye di Kecamatan Kuwus, Richard Sontani Sebut Jadi Pemimpin Harus Melayani Bukan Untuk Dilayani

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 18:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami akan membawa kepemimpinan tidak boleh ada lagi jarak antara rakyat. Ise ende, ise ema, ise kae, nggitu kole ngasang ise inang amang agu wan ngasang cucu tidak boleh ada jarak antara ite agu pemimpin,” ungkapnya.

Dirinya membeberkan terkait persoalan yang terjadi di Manggarai Barat saat ini terutama pemerataan pembangunan di bidang infrastruktur.

Ia meyakini, dengan pengalamannya sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Program, Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, dirinnya mengetahui terkait persoalan di bidang infrastruktur terutama ruas jalan prioritas di daerah itu.

“Sehingga saya cukup hafal ketika ruas-ruas jalan yang menjadi prioritas, panjang jalan di Kabupaten Manggarai Barat ini 1.226, 89 Km,” beber Richard.

Pada kesempatan tersebut, dihadapan massa pendukung yang hadir, Richard Sontani membagikan perjalanan kariernya sebagai pegawai negeri sipil sejak usia 18 tahun.

Ia menempuh pendidikan di IPDN dengan fokus pada Manajemen Pembangunan Daerah dan melanjutkan studi S2 di Administrasi Pemerintahan Daerah.

Baca Juga:  Di Hadapan Ribuan Massa Deklarasi di Labuan Bajo, Melki-Johni: Pilih Pemimpin yang Punya Jaringan dengan Presiden Terpilih

Dirinya memutuskan untuk mundur dari jabatannya guna maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Mario Pranda dengan tujuan membawa perubahan signifikan bagi Manggarai Barat.

Selama 23 tahun aparatur sipil negara (ASN), Richard telah menjabat di berbagai posisi penting di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat termasuk Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Program, Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan.

Berita Terkait

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa
Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu
Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai
Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan
Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru
Fraksi Demokrat Soroti Wewenang Penjabat Kades di Rancangan Pembentukan 31 Desa Baru Manggarai Barat
Paus Leo XIV Terima Kunjungan Presiden Palestina di Vatikan, Ini yang Dibahas Kedua Pemimpin
DPD NasDem Manggarai Barat Klarifikasi Soal Sekretariat, Dana Banpol, dan Isu PAW

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 14:52 WITA

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:26 WITA

Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:13 WITA

Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai

Senin, 1 Desember 2025 - 22:49 WITA

Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

Rabu, 12 November 2025 - 19:50 WITA

Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru

Berita Terbaru