Seru, Sidang Kasus Orang Mati Ikut Mencoblos di PN Labuan Bajo, Hakim Cecar Sejumlah Pertanyaan Ketua KPPS dan Pengawas TPS Gelagapan

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 11:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Ijin yang mulia, Pada Jm 7:00 Wita, semua Petugas KPPS dan Panwas TPS sudah ada ditempat Pemungutan Surat Suara, dan pada jam 7:30 dimulai, saya tidak terlalu memperhatikan siapa orang yang menerima surat suara Basirun untuk di coblos,” jelas Sahrun.

Hakim kembali bertanya ke Panwas -TPS, Sahrun Mahmud.

“Apakah saudara ada ditempat saat memanggil nama Muhamad Basirun,” tanya hakim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panwas -TPS, Sahrun Mahmud menjawab.

“Saya ada ditempat yang Mulia, tapi saya tidak dengar dan tidak tau siapa yang terima dan mencoblosnya,” jawab Sahrun.

Hakim kembali bertanya.

“Lho kok gitu, katanya kamu ada disitu. Saudarakan sebagai Pengawas di TPS 005 Siru, masa saudara tidak dengar. Atau saudara tidak berada di tempat TPS 005 itu,” komentar Hakim.

Panwas -TPS, Sahrun Mahmud menjawab.

“Iya yang Mulia, saya tidak dengar dan saya tidak tau siapa yang menerima dan mencoblos nya,” ucap Sahrun.

Baca Juga:  Gaya Preman Kadis Perindag Manggarai Barat, Ancam Wartawan yang Hendak Konfirmasi Soal Kunker ke Jakarta

Hakim kembali bertanya.

“Terus di DPT ada nama Abdul Hakim, saat dipanggil namanya, orangnya kamu lihat nggak,” tanya Hakim.

Panwas -TPS, Sahrun Mahmud menjawab.

“Iya Pa, saya lihat orangnya datang tapi saya tidak tau orang nya,” sebut Harun.

Jawaban Panwas -TPS, Sahrun Mahmud ini membuat hakim terus melontarkan pertanyaan lanjutan.

“Saudara tau tidak ada perbedaan di Daftar hadir di TPS 005 dengan jumlah surat suara yang di coblos, atau KPPS tidak kasi tau ke saudara sebagai Pengawas, berapa yang hadir berapa yang tidak hadir. Lalu jumlah surat suara yang terpakai dan berapa yang tidak terpakai,” tanya Hakim.

Panwas -TPS, Sahrun Mahmud kembali menjawab.

“Tidak tau yang Mulia, saya taunya saat Ketua KPPS melaporkan kepada saya bahwa di TPS 005 Siru bermasalah,” jawab Sahrun

Dari rangkaian tanya jawab tersebut terdapat hal janggal saat Panwas TPS Harun sempat kebingungan saat di tanya hakim terkait siapa nama Ketua Bawaslu Manggarai Barat.

Baca Juga:  Masyarakat Rareng Apresiasi Polres Mabar, Sebut Pernyataan Doni Parera Bohong Besar

“Pantasan ngawur sekali keterangan dari saudara sebagai Pengawas di TPS 005 Desa Siru,” komentar Hakim.

Menurut hakim, kapasitas Harun sebagai Pengawas di TPS harusnya meminta DPT ke KPPS agar mengetahui jumlah total surat suara dan mengetahui jumlah pemilih yang hadir dan tidak hadir.

“Nama ketua Bawaslu saja saudara tidak tau, SK saudara siapa yang keluarkan kalau bukan ketua saudara. Ketua Bawaslu saja tau awal sampai akhir prosesnya disana. Masa sebagai Pengawas lapangan saudara tidak tau. Tidak jelas saudara ini, proses ini,” tandasnya

Saat keluar dari ruangan sidang, Ketua KPPS 005 Desa Siru, Wiwit Haryanti buru buru menuju mobil berupaya menghindar dari awak media. Hal sama juga di lakukan Panwas TPS, Sahrun Mahmud. Sambil menutup muka dengan baju, ia lari menuju kendaraan yang ditumpanginya. **

Berita Terkait

Terobos Jalan Baru Dicor Bolak-Balik, Pria Ini Dilaporkan Kontraktor hingga Jadi Tersangka
Skandal Oknum Polwan di NTT: Diduga Curi Uang di Salon, Begini Pengakuannya
Sengketa Lahan Rp31 Miliar di Golo Mori: Anggota Polres Mabar Jalani Pemeriksaan Maraton 8 Jam
Jejak Dugaan Mafia Tanah di Golo Mori: ASN dan Oknum Polisi Terseret, Siap Menuju Jeruji Besi?
10 Jam Diperiksa Polisi, Kades Golo Mori Bungkam! Kuasa Hukum Halangi Wartawan, Ada Apa Sebenarnya?
Tragedi Siswi SMP di NTT: Diperkosa, Dibunuh, Lalu Disembunyikan di Kali—Ayah Pelaku Diduga Bantu Anak Kabur
Tragis! Nenek di NTT Jadi Korban Amuk Massa karena Dituduh Suanggi
Menang di Mahkamah Agung, Ahli Waris Ibrahim Hanta Masih Dipersulit BPN Manggarai Barat, Ada Apa?

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:46 WITA

Terobos Jalan Baru Dicor Bolak-Balik, Pria Ini Dilaporkan Kontraktor hingga Jadi Tersangka

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:41 WITA

Skandal Oknum Polwan di NTT: Diduga Curi Uang di Salon, Begini Pengakuannya

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:47 WITA

Sengketa Lahan Rp31 Miliar di Golo Mori: Anggota Polres Mabar Jalani Pemeriksaan Maraton 8 Jam

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:27 WITA

Jejak Dugaan Mafia Tanah di Golo Mori: ASN dan Oknum Polisi Terseret, Siap Menuju Jeruji Besi?

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:49 WITA

10 Jam Diperiksa Polisi, Kades Golo Mori Bungkam! Kuasa Hukum Halangi Wartawan, Ada Apa Sebenarnya?

Berita Terbaru