Dugaan Penyimpangan Dana Banpol Bayangi DPD NasDem Manggarai Barat: Kantor Tak Jelas, Dana Ratusan Juta Tetap Cair

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Penyimpangan Dana Banpol Bayangi DPD NasDem Manggarai Barat: Kantor Tak Jelas, Dana Ratusan Juta Tetap Cair. (Gambar: Ilustrasi)

Dugaan Penyimpangan Dana Banpol Bayangi DPD NasDem Manggarai Barat: Kantor Tak Jelas, Dana Ratusan Juta Tetap Cair. (Gambar: Ilustrasi)

INFOLABUANBAJO.ID — Polemik terkait keberadaan kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Manggarai Barat memunculkan dugaan serius adanya penyimpangan penggunaan Dana Bantuan Politik (Banpol) yang bersumber dari APBD setempat.

Hingga akhir Oktober 2025, keberadaan kantor resmi DPD NasDem di Labuan Bajo masih menjadi misteri. Sementara itu, partai tersebut tetap menerima dana publik dengan nilai mencapai Rp373.190.000 per tahun, sebagaimana tercatat dalam alokasi Banpol dari pemerintah daerah.

Kantor Lama Jadi Toko Ritel, Kantor Baru Tak Terdaftar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD NasDem Manggarai Barat, Yopi Widyanti, kepada media menegaskan bahwa kantor partainya masih berlokasi di Wae Kesambi, tepat di sebelah Patung Caci, Labuan Bajo.

“Sampai sekarang kami belum pindah kantor. Kantor lama hanya sedang dalam tahap renovasi,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Namun pantauan lapangan menunjukkan hal berbeda. Lokasi yang disebut sebagai sekretariat NasDem kini telah berubah fungsi menjadi gerai ritel DIAMONDfair Labuan Bajo, yang resmi dibuka untuk umum sejak 25 September 2023.

Baca Juga:  Pikiran Sesat dan Dugaan Menghasut Warga Lewat Pemberitaan Berisi Politik Sektarian Mengancam Pilkada Manggarai Barat
Sekretariat NasDem kini telah berubah fungsi menjadi gerai ritel DIAMONDfair Labuan Bajo

Berdasarkan data di Google Maps, titik yang sebelumnya menampilkan “Sekretariat NasDem Patung Caci” kini sudah tidak tercantum.

Salah satu kader senior partai justru mengungkapkan bahwa kantor baru NasDem berada di Wae Bo, di belakang rumah pribadi Bupati Manggarai Barat, yang juga Ketua DPW NasDem NTT, Edistasius Endi.

“Kantor sekarang di Wae Bo, kami kontrak rumah di belakang rumah Pak Bupati,” ujarnya kepada wartawan melalui pesan singkat.

Namun ketika ditanya apakah kantor baru itu sudah dilaporkan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), ia mengakui, “Untuk yang baru belum.”

Dana Operasional Tetap Cair Tanpa Kantor Aktif

Berdasarkan regulasi Kementerian Dalam Negeri, Banpol hanya dapat dicairkan bagi partai politik yang memiliki kantor aktif dan terdaftar di Kesbangpol. Dana tersebut digunakan untuk dua tujuan utama:

Pendidikan politik – mencakup seminar, pelatihan, dan kaderisasi.
Operasional sekretariat – meliputi sewa kantor, listrik, telepon, dan administrasi rutin.

Baca Juga:  Semangat "Ganti Bupati" Menggema di Golkar dan PBB Manggarai Barat Saat Pendaftaran Gusti Sarifin

Namun hingga kini, kantor fisik DPD NasDem Manggarai Barat tak dapat diverifikasi secara nyata, sementara dana ratusan juta rupiah tetap dicairkan setiap tahun.

Seorang sumber internal partai yang enggan disebutkan namanya menilai kondisi ini dapat mengindikasikan penyimpangan penggunaan dana publik.

“Kalau kantor saja tidak ada, lalu biaya sewa, listrik, dan administrasi itu digunakan untuk apa?” ujarnya.

Sumber tersebut menguraikan sejumlah potensi pelanggaran yang dapat terjadi:
Penyalahgunaan dana operasional, karena tanpa kantor fisik, pos anggaran seperti sewa dan listrik berpotensi fiktif.
Laporan keuangan manipulatif, sebab setiap partai wajib menyerahkan laporan penggunaan Banpol ke BPK, padahal aktivitas administrasi partai sulit diverifikasi.

Tidak terpenuhinya fungsi sekretariat, yang menjadi syarat legal bagi penerimaan Banpol.

“Dana publik seperti ini harus digunakan secara transparan dan akuntabel. Ketiadaan kantor bukan masalah alamat semata, tapi menyangkut integritas partai dalam mengelola uang rakyat,” tambahnya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Berita Terkait

Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu
Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai
Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan
Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru
Fraksi Demokrat Soroti Wewenang Penjabat Kades di Rancangan Pembentukan 31 Desa Baru Manggarai Barat
Paus Leo XIV Terima Kunjungan Presiden Palestina di Vatikan, Ini yang Dibahas Kedua Pemimpin
DPD NasDem Manggarai Barat Klarifikasi Soal Sekretariat, Dana Banpol, dan Isu PAW
Polemik Dana Banpol, Kesbangpol Manggarai Barat Mengaku Bingung Soal Status Kantor DPD NasDem

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:26 WITA

Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:13 WITA

Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai

Senin, 1 Desember 2025 - 22:49 WITA

Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

Rabu, 12 November 2025 - 19:50 WITA

Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru

Rabu, 12 November 2025 - 18:56 WITA

Fraksi Demokrat Soroti Wewenang Penjabat Kades di Rancangan Pembentukan 31 Desa Baru Manggarai Barat

Berita Terbaru