Dugaan Penyimpangan Dana Banpol Bayangi DPD NasDem Manggarai Barat: Kantor Tak Jelas, Dana Ratusan Juta Tetap Cair

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Penyimpangan Dana Banpol Bayangi DPD NasDem Manggarai Barat: Kantor Tak Jelas, Dana Ratusan Juta Tetap Cair. (Gambar: Ilustrasi)

Dugaan Penyimpangan Dana Banpol Bayangi DPD NasDem Manggarai Barat: Kantor Tak Jelas, Dana Ratusan Juta Tetap Cair. (Gambar: Ilustrasi)

Data Lama Masih Dipakai, Transparansi Dipertanyakan

Ketua DPD NasDem, Yopi Widyanti, mengakui bahwa data domisili partainya di Kesbangpol memang masih mencantumkan alamat lama di Patung Caci, Wae Kesambi, meskipun lokasi tersebut kini telah beralih fungsi menjadi toko ritel.

“Ya, data lama kami masih di Patung Caci,” katanya singkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penelusuran di situs resmi Infopemilu KPU (infopemilu.kpu.go.id), alamat DPD Partai NasDem Manggarai Barat tercatat di Golo Koe dengan status kantor sewa, yang semakin memperkuat kebingungan publik mengenai domisili resmi partai penerima Banpol tersebut.

Dugaan Penyimpangan Dana Banpol Bayangi DPD NasDem Manggarai Barat: Kantor Tak Jelas, Dana Ratusan Juta Tetap Cair
Alamat Kantor Sekretariat DPD NasDem Manggarai Barat berdasarkan penelusuran di Website KPU.

Indikasi Pola Nasional: Kasus Serupa Pernah Terjadi

Fenomena serupa bukan hal baru. Pada tahun 2024, pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Solo dilaporkan ke kejaksaan karena dugaan penyalahgunaan dana Banpol akibat tidak memiliki kantor fisik aktif. Di Surabaya, dugaan pelanggaran serupa bahkan berujung pada pengembalian dana ke kas negara.

Baca Juga:  Percakapan Group WA 'Warung Kopi EW', ASN Pemkab Mabar Aktif Dukung Edi-Weng

Salah satu tokoh pemuda di Labuan Bajo menilai kasus di Manggarai Barat bisa berpotensi sama.

“Kantor partai adalah simbol tanggung jawab administratif. Kalau alamatnya saja tidak jelas, bagaimana publik bisa percaya laporan keuangannya?” ujarnya.

Kegiatan Sosial Tak Menjawab Masalah Utama

Yopi Widyanti menyebut DPD NasDem Manggarai Barat tetap aktif melaksanakan kegiatan sosial, termasuk pemeriksaan kesehatan dan donor darah dalam rangka HUT ke-14 Partai NasDem.

“Kegiatan ini wujud nyata gerakan perubahan kami untuk masyarakat,” ujarnya.

Namun sejumlah pihak menilai kegiatan semacam itu tidak dapat menutupi persoalan administratif dan akuntabilitas dana publik.

“Masalah utamanya bukan pada kegiatan sosial, tetapi pada transparansi keuangan. Partai tidak bisa memakai dana publik tanpa mempertanggungjawabkan keberadaan kantor dan laporan resmi,” tegas salah satu sumber.

Potensi Audit dan Implikasi Hukum

Baca Juga:  Jelang Debat Pilkada Mabar, Masihkah Edi-Weng Membawa Konsep " Bawa Uang Dari Laut ke Darat?

Jika dugaan penyimpangan ini terbukti, persoalan dapat berlanjut pada proses audit investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan aparat penegak hukum. Pasalnya, Banpol merupakan dana publik yang wajib dipertanggungjawabkan secara detail sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penghitungan, Penganggaran, dan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik.

“Sekecil apa pun ketidaksesuaian data, bisa dikategorikan sebagai pelanggaran administratif berat dan berpotensi pidana jika ada unsur penyalahgunaan,” ujarnya.

Publik Menanti Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari DPW NasDem NTT maupun dari Kesbangpol Manggarai Barat mengenai keabsahan domisili sekretariat partai tersebut.

Publik kini menunggu langkah transparan dari DPD NasDem Manggarai Barat untuk membuktikan bahwa dana Banpol yang diterima setiap tahun benar-benar digunakan sesuai aturan, bukan sekadar angka di atas kertas.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Berita Terkait

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa
Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu
Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai
Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan
Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru
Fraksi Demokrat Soroti Wewenang Penjabat Kades di Rancangan Pembentukan 31 Desa Baru Manggarai Barat
Paus Leo XIV Terima Kunjungan Presiden Palestina di Vatikan, Ini yang Dibahas Kedua Pemimpin
DPD NasDem Manggarai Barat Klarifikasi Soal Sekretariat, Dana Banpol, dan Isu PAW

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 14:52 WITA

Akbar Tanjung Soroti Pentingnya Rekam Jejak dan Nilai Sosial-Profetik dalam Memilih Kepala Desa

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:26 WITA

Demokrasi Tak Boleh Mati, Bawaslu Manggarai Konsolidasi di Masa Senyap Pemilu

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:13 WITA

Kisruh Internal PSI Manggarai Barat Terus Memanas, Para Kader Sebut Ketua DPD Cederai ADRT Partai

Senin, 1 Desember 2025 - 22:49 WITA

Ketua PSI Manggarai Barat Diduga Otoriter, Sejumlah Kader Dibekukan Tanpa Pemberitahuan

Rabu, 12 November 2025 - 19:50 WITA

Fraksi Harapan Baru Apresiasi Pemkab Manggarai Barat Bentuk 31 Desa Baru

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA