Meruorah Komodo Labuan Bajo Jadi Penguji UKK SMK, Siswa Kuliner Diuji Standar Hotel Bintang Lima

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam pelaksanaan UKK tersebut, delegasi Meruorah dipimpin oleh Gede Adi Yulyawan yang menjabat sebagai Executive Assistant Manager. Ia memiliki latar belakang sebagai mantan Executive Chef dan juga pemegang sertifikasi assessor audit HACCP.

Dalam pelaksanaan UKK tersebut, delegasi Meruorah dipimpin oleh Gede Adi Yulyawan yang menjabat sebagai Executive Assistant Manager. Ia memiliki latar belakang sebagai mantan Executive Chef dan juga pemegang sertifikasi assessor audit HACCP.

“Anak-anak perlu dibekali kemampuan bahasa Inggris karena Labuan Bajo adalah destinasi super prioritas. Kompetensi teknis harus dibarengi kemampuan komunikasi agar bisa bersaing secara global,” ujarnya.

Selama ujian berlangsung, dapur praktik sekolah disimulasikan seperti dapur profesional hotel. Para siswa diminta menyiapkan rangkaian menu lengkap mulai dari sandwich, salad, sup hingga main course berbahan dasar daging.

Baca Juga:  Jeritan Pemandu Wisata di Labuan Bajo: Tamu Banyak Komplain, Kapal Tidak Bisa Jalan Akibat BBM Langka

Standar disiplin kerja juga diterapkan secara ketat. Peserta harus menjaga kebersihan area kerja, mematuhi ketepatan waktu, serta mengikuti seluruh instruksi layaknya bekerja di dapur hotel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adi juga mengaku terkesan dengan keberanian salah satu peserta yang mencoba memasak hidangan klasik Prancis, Beef Bourguignon. Menu tersebut biasanya membutuhkan proses memasak semalaman untuk menghasilkan tekstur yang sempurna.

Baca Juga:  Meruorah Komodo Labuan Bajo Gelar Perayaan Tahun Baru dengan Acara Spektakuler

“Memang tidak sempurna karena keterbatasan waktu, tetapi keberanian dan teknik yang ditunjukkan patut diapresiasi,” katanya.

Melalui kolaborasi antara sekolah dan industri ini, diharapkan lulusan SMK di Labuan Bajo memiliki kepercayaan diri dan kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor pariwisata yang terus berkembang di kawasan tersebut.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya
Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan
Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal
Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah
Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo
Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik
Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Selasa, 14 April 2026 - 21:20 WITA

Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 17:39 WITA

Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan

Senin, 13 April 2026 - 22:26 WITA

Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WITA

Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah

Berita Terbaru