INFOLABUANBAJO.ID — Diduga mencaci maki dan melecehkan profesi wartawan komodoindonesiapost.com. Kepala Desa Golo Sepang, Saverius Banskoan siap dilaporkan ke Polisi.
Pemimpin umum komodoindonesiapost.com Rio Suryanto mengaku sudah berkoordinasi dengan tim hukumnya untuk membuat laporan polisi.
“Dalam kalimat Kepala Desa itukan ada caci maki ya dan sebut abal abal disitu. Beberapa kalimat lain juga. Kami sudah berkoordinasi dengan tim hukum untuk buat laporam polisi. Rencananya besok siang kita langsung buatkan laporan polisi,” ujar Rio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rio menambahkan bahwa apa yang dibuat oleh kepala desa itu diduga bagian dari pelecehan terhadap wartawan dan profesi Perss. Kemudian ada dugaan menghalang halangi kerja jutnalistik. Pejabat publik semestinya paham mana dokumen yang bebas publikasi. Inikan soal transparansi informasi publik. Untuk apa kepala desa menutup nutupi. Ada apa ini. Kan begitu,” ujar Rio di Labuan Bajo.
Untuk diketahui, kasus ini bermula ketika awak media komodoindonesiapost.com
hendak mewawancarai kades Golo Sepang melalui aplikasi pesan WhatsApp (WA) pada Rabu, 13 November 2024 terkait dengan bantuan mesin genset dari Dinas Lingkungan Hidup, Manggarai Barat yang sekarang jadi polemik.
Awalnya wartawan media komodoindonesiapost.com mewawancara Kepala Desa Golo Sepang, Saverius Banskoan dengan mengirim pesan singkat melalui WhastApp. “Sore Pak Kades. Saya mau konfirmasi soal bantuan mesin genset di Golo Sepang. Apakah betul bantuan itu tidak melalui proposal permohonan?”
Pesan ini awalnya dijawab dengan baik oleh Saverius Banskoan. “Untuk bantuan genset di nampar atas dasar proposal dari desa. Berdasarkan asas kebutuhan di kampung nampar. Soal janji saya tidak tau. Karna saya tidak perna mengikuti kegiatan kampanye dari paslon. Trimakasih,” ujar Save.
Kades Sepang ini juga mengaku jika dirinya prihatin karena bantuan mesin Genset ini menjadi polemik.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







