Kata Try Deddi, hati nurani Mario Pranda sudah terusik dan tergerak oleh berbagai hal, sehingga ia keluar dari situasi mapam dan nyaman untuk membela dan membangun Manggarai Barat kearah yang lebih baik.
“Pilihan maju sebagai Bupati dari pak Mario adalah pilihan melawan kemapanan, pilihan perubahan terhadap segala bentuk hasil evaluasi kebijakan pemerintah. Dia rela meninggalkan kemapanannya, terpanggil untuk melayani Manggarai Barat. Dia ingin menunjukkan, bahwa kepedulian dan kepekaan terhadap kepentingan masyarakat lebih penting, daripada menjaga rasa aman sebagai anggota DPRD terpilih,” tegas Try Deddi.
Try Dedi juga dengan lantang menegaskan jika kehadiran Mario Pranda dalam Pilkada Manggarai Barat 2024 adalah jalan perubahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Biarkan semua orang dengan segala kemarahannya menentang pilihan ini, bagi saya pilihan pak Mario telah menunjukkan sebuah keikhlasan dan keluasaan hati serta terpanggil untuk menanggung tanggung jawab lebih besar dalam membangun Manggarai Barat ke arah yang lebih baik, untuk semua masyarakat Manggarai Barat,” tegasnya.
Sementara terkait sosok Richard Sontani, Try Deddi menilai kehadirannya sangat dirindukan masyarakat yang ingin berubah.
“Sosok pak Richard saya pikir orang yang mau melawan kemewahan dan mau menolak rasa aman demi sebuah harapan pembangunan masyarakat yang lebih baik,” tegas Try Dedi.
“Pak Richard, adalah jalan perubahan yang dipanggil oleh masyarakat, untuk memikul tanggung jawab lebih dalam pembangunan Manggarai Barat. Pak Richard, mungkin saja tidak ingin memilih jalan ini. Tapi disaat masyarakat telah memanggil pak Richard, saya yakin dan saya memastikan keyakinan saya bahwa pak Richard mau meninggalkan ego dan rasa nyaman, demi sebuah tujuan pembangunan demi sebuah kebaikan, demi kesejahteraan bersama, saya pikir pak Richard tidak memiliki jalan untuk menolak permintaan masyarakat,” tambahnya.
Menurut Try Deddi, tugas sebagai ASN yang mulia itu dari Richard Sontani telah dikehendaki oleh masyarakat untuk memikul tanggung jawab lebih besar dalam pembangunan Manggarai Barat ini.
Dikatakan Try Deddi, sosok Mario Pranda dan Richard Sontani telah meninggal rasa nyaman dan mereka berani mundur dari jabatan demi untuk maju sebagai calon pemimpin di Manggarai Barat.
“Mereka adalah jalan perubahan,
Mereka adalah jalan melawan kemapanan. Mereka adalah dua anak muda yang mewakili semua harapan orang tua, agar bisa berhasil untuk meraih cita-cita dan mau berkorban untuk kepentingan banyak orang dan meninggalkan kenyamanan demi terwujudnya perubahan, menuju kesejahteraan, kesuksesan masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang berasaskan keadilan partisipasi dari semua masyarakat Manggarai Barat,” pungkasnya. **
Halaman : 1 2







