“Saya besar dan dibesarkan dalam sebuah organisasi. Dan salah satu hukum tidak tertulis dalam berorganisasi adalah loyal dan taat pada pada keputusan organisasi. Sebagai Kader, Saya harus tegak lurus dengan kebijakan partai. Kepentingan organisasi/Partai lebih tinggi dari ambisi pribadi,” ungkap Marsel dilansir dari harianlabuanbajo.com
Sebelumnya, Marsel Jeramun yang juga anggota DPRD Mabar itu maju pilkada Mabar sebagai bakal calon wakil Bupati mendampingi Bernadus Barat Daya sebagai bakal calon Bupati.
Duet keduanya bernama paket BERSAMA. Keseriusan mereka nampak dari sejumlah baliho yang telah dipasang di berbagai titik di wilayah Manggarai Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber media ini menyebut pasangan ini akan membentuk poros ketiga di pilkada Mabar dengan kendaraan politik lewat sejumlah partai diantaranya partai Hanura, Perindo dan PAN.
Namun, kata dia, PAN dan Perindo sudah resmi mengusung bakal calon Bupati Mario Pranda dan bakal calon wakil Bupati Richard Sontani.
“Artinya paket BERSAMA gagal menuju pilkada, karena Hanura tidak bisa maju sendirian di Pilkada Mabar. Semua partai politik peserta pemilu 2024 di Mabar telah resmi menyatakan dukungan ke paket Edi-Weng dan Paket Mario-Richard,” terangnya.
Halaman : 1 2







