Ruteng, sebagai pusat Keuskupan terbesar di Flores, dikenal luas karena kekayaan tradisi Katolik yang berpadu erat dengan nilai-nilai budaya lokal. Tablo ini menjadi bukti nyata bagaimana iman dan budaya bisa berjalan seiring, saling memperkaya, dan memperdalam makna spiritual umat.
Selain menjadi sarana renungan spiritual, kegiatan ini juga menarik perhatian wisatawan rohani dari berbagai daerah. Mereka datang untuk menyaksikan langsung bagaimana masyarakat Manggarai mempertahankan kekhusyukan dan kesakralan dalam merayakan misteri iman Kristiani. Tak heran jika setiap menjelang Paskah, Ruteng menjadi salah satu destinasi utama bagi para peziarah dan pencinta budaya.
Tablo Jumat Agung di Ruteng bukan hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga wujud nyata dari kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya dan spiritualitas. Lewat setiap adegan, umat diajak untuk merenungkan kembali arti pengorbanan, kasih, dan harapan yang dibawa oleh kebangkitan Kristus. Tradisi ini adalah cerminan iman yang hidup dan tak lekang oleh waktu, menjadikan Ruteng sebagai simbol kuat dari semangat religius masyarakat Nusa Tenggara Timur. ***
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







