Dijelaskannya, paket Edi-Weng akan melakukan reformasi keuangan daerah, dengan cara menerapkan sistem pembayaran berbasis teknologi atau e-money.
Selanjutnya, pihaknya akan membangun desa dengan konsep 3 D, yakni Daya, Data dan Dana.
“Terkait Daya, seluruh potensi dan spot pariwisata serta atraksi budaya di desa akan kami dorong, kedua akan membangun supaya sektor pertanian dibangun dengan pola zonasi,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kedua itu Data, data menjual produk lokal menggunakan aplikasi, ketiga, soal Dana kami akan menaikan dana untuk desa, termasuk bagi hasil pajak, kalau saat ini hanya 10 persen, kami akan dorong hingga mencapai 13 persen untuk desa, inilah kiat kami sehingga kemajuan pariwisata berdampak pada desa,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, paket Edi-Weng juga memaparkan visi, misi dan program kerja yang dipaparkan secara bergantian.
Edi Endi menyebut, visi paket Edi-Weng adalah Mabar Bangkit menuju Mabar mantap.
“Bangkit dari kemiskinan dan ketertinggalan menuju Mabar yang mantap yakni pendidikan yang mantap, kesehatan yang mantap, perekonomian yang mantap, pertanian yang mantap, teknologi yang mantap, pariwisata yang mantap, sistem birokrasi yang mantap dan menciptakan rasa nyaman selama do Mabar dan memberikan kesempatan kerja kepada anak-anak Mabar dan mendorong supaya porsinya 70 persen putra-putri yang ada di Mabar,” jelasnya.
Sementara itu, calon wakil bupati Mabar dr Yulianus Weng memaparkan 5 misi paket Edi-Weng di antaranya,
1. Membangun Kabupaten Mabar sebagai pintu gerbang pariwisata nasional dan sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
2. Mewujudkan aksesibilitas, dan meningkatkan kualitas pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, dan bidang pelayanan dasar lainnya, serta mencegah penyebaran Covid-19.
3. Mewujudkan daya saing ekonomi daerah.
4. Meningkatkan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur yang berbasis kelestarian lingkungan.
5. Mewujudkan sistem tata pemerintahan yang baik dan berbasis teknologi.
Lebih lanjut, program prioritas kedua, yakni mewujudkan SDM unggul, di mana pada sektor pendidikan, akan memperhatikan nasib para guru komite di Kabupaten Mabar yang berjumlah sebanyak 2.688 orang dengan memberikan gaji Rp 800 ribu per bulan, menyiapkan asuransi kesehatan dan asuransi tenaga kerja.
“Kami akan meningkatkan infrastruktur gedung sekolah dan fasilitas lainnya serta menyiapkan beasiswa bagi siswa berprestasi dan siswa kurang mampu serta siapkan perpustakaan digitalisasi,” tegasnya.
Pada sektor kesehatan, paket Edi-Weng akan melakukan penyelesaian pembangunan RSUD Komodo Labuan Bajo dan memperhatikan tenaga kesehatan sukarela sebanyak 293 orang dengan memberikan gaji sebesar Rp 800 ribu per bulan serta menyiapkan asuransi tenaga kerja.
“Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, kami gunakan aplikasi teknologi dan menandatangani pakta integritas,” katanya.
Halaman : 1 2







