Analis Politik: Tantangan Baru bagi Koalisi dan Mesin Parpol
Pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro, menilai bahwa pemisahan pemilu akan menguji soliditas internal parpol dan efektivitas kerja mesin politik. Ia menekankan bahwa pemisahan itu bisa mendorong parpol untuk lebih serius membangun basis ideologis dan struktur kaderisasi yang kuat.
“Ini saatnya partai benar-benar menunjukkan jati diri politiknya. Tidak bisa lagi hanya mengandalkan efek ekor jas dari capres populer,” kata Siti Zuhro kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun ia juga mengingatkan bahwa potensi beban anggaran akan meningkat karena pemilu harus diselenggarakan dua kali dalam satu siklus.
Ajakan untuk Tetap Tenang dan Fokus pada Substansi
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau semua pihak untuk tidak terpancing spekulasi politik dan tetap menghormati mekanisme hukum yang ada. Menurutnya, apapun sistem yang dipilih, yang terpenting adalah kualitas demokrasi, partisipasi rakyat, dan kejujuran dalam proses.
“Putusan MK adalah final dan mengikat. Pemerintah akan mendukung semua upaya teknis yang dibutuhkan agar pemilu berjalan baik,” ujar Tito.
Langkah Selanjutnya
Dalam waktu dekat, KPU akan mengundang perwakilan semua partai politik untuk mendiskusikan perubahan-perubahan teknis dan administratif yang harus segera ditindaklanjuti. DPR RI pun telah menjadwalkan rapat gabungan dengan pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk merespons putusan MK tersebut.
Dengan waktu yang kian sempit menuju tahun politik 2029, koordinasi antarlembaga dan kesiapan partai politik menjadi kunci agar transisi sistem pemilu ini berjalan mulus dan tetap demokratis. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







